Halaman Persembahan

8:16 PM

Pertama-tama, kuucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada diriku sendiri, Detara Nabila Prastyphylia, karena telah berhasil menyelesaikan skripsi ini. Thank you for not giving up despite the never-ending deluge, no matter how deep and suffocating―you didn’t drown; instead, you learned how to swim. I’m proud of you, Detha.


Terima kasih kepada ibuku, Dewi Dwirianti, yang telah mengandungku selama 9 bulan dan merawatku dengan penuh kasih sayang hingga sekarang. Engkaulah inspirasiku―idolaku, panutanku, sumber kekuatanku. Melihatmu yang selalu haus akan pengetahuan membuatku malu akan diriku sendiri saat aku malas mengerjakan skripsi; seperti pepatah yang selalu engkau katakan ke semua anak-anakmu, “bila kau tak kuat menahan pedihnya belajar, maka kau harus kuat menahan perihnya kebodohan.”

Terima kasih atas segala dukungan yang engkau berikan dalam berbagai bentuk dan juga segala doa yang telah engkau panjatkan kepada-Nya tanpa kenal lelah. Terima kasih telah mendidikku dan menjadikanku aku yang ada di sini, saat ini. Tanpamu, aku tak akan ada.

Semoga aku membuatmu bangga, Mi.


Terima kasih kepada ayahku, Ratmoko Prasetyo, yang juga terus memberikan dukungannya dan menyemangatiku dari jauh dalam berbagai bentuk. Terima kasih atas kejutannya dengan menyempatkan datang ke sidang skripsiku di tengah segala kesibukanmu―hal yang sangat berarti untukku, mengingat kita jarang bertemu.

Semoga aku membuatmu bangga, Pa.


Terima kasih kepada suamiku yang tercinta, Alfin Kurnia Bagaskara, yang terus-menerus dan tanpa mengenal lelah memberikan dukungan emosionalnya kepadaku selama aku mengerjakan skripsi ini; for selflessly and compassionately devoting yourself to me, for the everlasting love you always give to me.

Semoga aku membuatmu bangga, babe. Setelah ini, giliranmu yang berjuang dan giliranku yang mendukungmu dari belakang. Mari kita berjuang bersama-sama.

I love you.


Terima kasih pula kepada keluargaku dan keluarga besarku―orang tuaku, kakakku, adik-adikku, om dan tanteku, sepupu-sepupuku, kakek dan nenekku, mertuaku, dan saudara-saudara iparku. Terima kasih atas dukungan dan doanya untukku.

Terima kasih kepada Dek Sasa dan Dek Addin yang saling menyemangati satu sama lain agar tidak menyerah pada keadaan dan penyakit yang saat ini sama-sama kita hadapi. We got each other’s back, sisters.


Terima kasih kepada dosen pembimbingku, Nisa Kurnia Illahiati, atas segala bimbingan, dedikasi, pengorbanan, dukungan, dorongan, dan ilmu yang engkau berikan selama empat tahun aku menempuh ilmu di sini. Terima kasih sudah selalu ada tiap kali aku membutuhkanmu. Terima kasih sudah mengerti keadaanku dengan teramat sangat.

Engkaulah alasan utama skripsi ini ada.


Terima kasih kepada para dosen penguji, Mas Rendy dan Bu Titik, atas kritisi konstruktif yang diberikan demi membantu menyempurnakan skripsi ini. Terima kasih pula kepada seluruh dosen di Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga yang telah memberikanku banyak sekali ilmu berharga yang nantinya akan terus kubawa seumur hidupku hingga akhir hayat.

Semoga kelak aku bisa meneruskan dan menyebarkan ilmu yang engkau berikan tersebut sembari menempuh jalan yang saat ini engkau tempuh.

Terima kasih kepada keluarga yang ada di seluruh EF English First Eduka Group, terutama kepada Pak Mike, Pak Heru, dan Mas Dhani. Terima kasih telah memberikan kesempatan kepada seorang anak ingusan seperti aku untuk menjadi bagian dari keluarga besar EF Eduka Group. Terima kasih telah menantiku dengan sabar selama dua tahun aku menuntut ilmu hingga lulus; aku berjanji penantianmu tidak akan sia-sia.

Teruntuk Mas Dhani, terima kasih sudah menjadi mentorku dan teman baikku. Terima kasih atas segala didikan, nasihat, dan gemblengan yang engkau berikan padaku, tanpanya aku tidak mungkin bisa menjadi seperti aku yang sekarang. I’m looking forward to be working under your supervision again (and blasting rock music after office hour).

Terima kasih kepada sahabat dan teman-teman baikku yang telah menemaniku dari dekat: Steffi, Danya, Puspita, Malisa, Ai, Dila, Annisa, Winny, Mbak Vita, Mbak Tiwi, Hanif dan Desak, Vania dan Tedric, Gita, Dito, dan Reva. Terima kasih kepada grup Sukses Skripsi: Nanda, Andre, Dimas, Ijul, dan Firman. Terima kasih juga kepada seluruh Commers 2014; kita telah melewati berbagai momen―baik suka, maupun duka―bersama-sama, selama empat tahun ini. Thank you for the overwhelming amount of support you guys have given me.


Terima kasih kepada teman-teman yang aku kenal dari internet: Patty dan Bayu Adhitya, Jakob, Bayu Angga, Ralka, Dyani dan Ales, Abit, Bagoes, Aurora, Zahwa, dan teman-teman yang ada di grup Kool Kids Klub. Terima kasih telah menjadi penyemangat dan penyegar (dengan segala humor, guyonan, dan meme-nya) di kala aku sedang suntuk mengerjakan skripsi sekaligus memberi dukungan emosional di kala aku menemui segala bentuk kesusahan.

Terima kasih kepada orang-orang baik di internet dan followers-ku di media sosial yang sangat suportif. Terima kasih atas segala rangkaian kata penuh kebaikan yang engkau kirimkan padaku; it means a lot to me and it helps me to keep going everyday.

Terima kasih kepada psikiaterku, Dokter Mya, yang juga terus-menerus mendukungku, mendoakanku, dan mendorongku untuk mengerjakan skripsi sembari menyemangatiku untuk terus rajin kontrol dan berobat demi mencapai kesembuhan suatu hari nanti. Berkat konseling darimu dan obat yang engkau berikan padakulah aku mampu mengerjakan skripsi ini, Dok.

Terakhir, terima kasih kuucapkan yang sebanyak-banyaknya untuk semua pihak yang tak mungkin aku sebutkan satu-persatu di sini yang juga turut memberikan segala bentuk dukungannya kepadaku. Semoga kebaikan dan kebahagiaan terus ada bersamamu.

I cherish you all.

You Might Also Like

0 comments

Featured Post

Kampanye CELUP: Demi Berantas Asusila, Rela Terobos Hukum Positif dan Etika

Baru-baru ini, penulis dikejutkan oleh sebuah foto yang disebarkan oleh Official Account (OA) di media sosial LINE bernama ‘Sacriledgy’...